Sentroclub’s Weblog

hidup hanya sekali sebentar lagi mati

Membaca Dzikir dan Syair Sebelum Shalat Berjama’ah

Soal:

Sebelum melaksanakan shalat jama’ah, dibeberapa mushalla atau masjid dibacakan dzikir atau syair2 (puji2an) secara bersama2. Bagaimanakah hukumnya..?!

 

Jawab:

Para ulama telah membuat beberapa strategi yg sangat jitu untuk menyebarkan ajaran Islam ditengah2 masyarakat. Salah satunya adalah dengan membaca dzikir secara bersama2 sebelum shalat jama’ah. Pelaksanaan ritual tsb terbukti mampu menebar dan mengokohkan syia’r islam ditengah2 masyarakat, sehingga mampu merasuk kedalam hati setiap umat Islam, karena didalam bacaan tsb terkandung beberapa pujian kepada Allah, dzikir, nasehat, dlsb.

 

Disamping itu, lantunan syair yg indah itu dapat menambah semangat sekaligus dapat mengobati rasa jemu sembari menunggu waktu shalat jama’ah dilaksanakan. Juga agar para jama’ah tidak membicarakan hal2 yg tidak perlu didalam masjid.

 

Pada masa Nabi Muhammad, para sahabat juga membaca syair dimasjid. Sebagaimana dalam sebuah hadits:

“Dari Sa’id bin Musayyab ra. ia berkata, “Suatu ketika Umar berjalan kemudian bertemu dengan Hassan bin Tsabit yg sedang melantunkan syair dimasjid. Umar menegur Hassan, namun Hassan menjawab, “Aku telah melantunkan syair dimasjid yg didalamnya ada seorang yg lebih mulia darimu”, kemudian ia menoleh kepada Abu Hurairah ra. Hassan melanjutkan perkataannya, “Bukankah engkau telah mendengarkan sabda Rasulullah, “Jawablah dariku, ya Allah mudah2an menguatkannya dengan ruh al-Quddus”. Umar ra. menjawab, “Ya Allah benar (aku telah mendengarnya).” [Sunan al-Nasa’I, 709]

 

Mengomentari hadits ini Syaikh Isma’il mengatakan:

“Yg dapat dipetik dari hadits ini adalah kebolehan melantunkan syair yg berisi puji2an, nasehat, pelajaran, tata krama dan ilmu yg bermanfaat didalam masjid, dan itu pasti dilakukan dengan suara yg keras dalam perkumpulan (bersama2).” [Irsyad al-Mu’minin ila Fadha ili Dzikr Rabb al-Alamin, 16]

 

Inilah yg disajikan dasar kebolehan membaca dzikir, nasehat, puji2an secara bersama2 sebelum melaksanakan shalat jama’ah dimasjid atau dimushalla. Namun dengan satu catatan, tidak mengganggu orang yg sedang melaksanakan shalat. Tentu hal tsb disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing2 masjid dan mushalla yg dimaksud []

 

June 10, 2008 - Posted by | agama

1 Comment »

  1. terima kasih sharing info/ilmunya…
    saya membuat tulisan tentang “Berdzikir Membuat Hati Tetram, Benarkah?”
    silakan berkunjung ke:

    http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/berdzikir-membuat-hati-tentram-benarkah.html

    salam,
    achmad faisol
    http://achmadfaisol.blogspot.com/

    Comment by faisol | August 29, 2008 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: