Sentroclub’s Weblog

hidup hanya sekali sebentar lagi mati

Tertahannya Matahari

Dari Kalam Habib As-Syekh Abdurrahman Asseggaf

Salah satu dari kekeramatan Sayyidina As-Syekh Abdurrahman As-Segaff adalah bisa menahan matahari atau waktu. Murid beliau yang bernama As-Syekh Abdurrahim bin Ali Al-Khotib, bercerita mengenai hal ini:

“Sekali waktu kami pulang bersama-sama dengan As-Syekh As-Segaff dari ziarah ke makam Nabi Allah Hud As, pada waktu itu hari telah menjelang senja, ketika beliau berkata: pada akan sholat maghrib di Faraj”. Kami pun merasa keheranan karena tidak akan mungkin kami sempat sholat Maghrib di Faraj. Beliau meminta kami untuk berzikir sambil terus berjalan. Ternyata matahari berhenti atau tertahan sampai akhirnya kami sampai di Faraj, hingga karni sempat menunaikan sholat Maghrib. Kami pun saling membicarakan kejadian yang baru saja kami alami. Keramat beliau ini seperti yang terjadi pada Al-Wali Al-Kabir As-Syekh Ismail Al-Hadhrami.”

October 12, 2008 - Posted by | kisah-kisah

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: